src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Pemerintah Kabupaten Bekasi Dinilai Gagal Kelola Keuangan Daerah

BEKASI, Garuda News Nusantara - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD Kabupaten Bekasi  Tahun Anggaran 2019 mencapai Rp.874.977.471.790. yang digunakan untuk menutupi Defisit  APBD 2020 sebesar Rp.794.977.471.790. serta sisanya Rp.80.000.000.000. digunakan untuk penyertaan Modal pada BUMD PDAM Tirta Bhagasasi. Sebagaimana diungkapkan oleh Pengamat Kebijakan Publik Bekasi , R.Meggi Brotodihardjo, “Pemerintah Kabupaten Bekasi telah gagal mengelola keuangan daerah “

Meggi mencurigai penumpukan SiLPA tersebut seperti sudah di diskenariokan dan menjadi modus untuk penyertaan modal pada BUMD  PDAM Tirta Bhagasasi melalui pembiayaan APBD 2020. Pasalnya Pos Belanja yang paling mudah dialokasikan dan praktis, adalah Belanja Modal. SiLPA itu kan merupakan sisa dana akibat tidak tercapainya target kinerja dan sisa dana pengeluaran pembiayaan, tambahnya.

Permendagri 13 Tahun 2006. Pasal 137 menyebut, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya merupakan penerimaan pembiayaan yang digunakan untuk menutupi defisit anggaran apabila realisasi pendapatan lebih kecil daripada realisasi belanja, mendanai pelaksanaan kegiatan lanjutan atas beban belanja langsung dan mendanai kewajiban lainnya yang sampai dengan akhir tahun anggaran belum diselesaikan. SiLPA adalah dana sisa yang hanya boleh digunakan dalam pembiayaan, “SILPA bukan sebagai PAD”, tegas Meggi

“Selayaknya kebutuhan masyarakat. program yang sudah masuk skala prioritas harus lebih diutamakan ketimbang  penanaman modal”. Padahal, APBD Kabupaten Bekasi sudah lebih rendah dari APBD-P 2019 sebesar Rp.  41.238.279.517 Karena itu, alasan dan pertimbangan apa pun, penanaman modal  di saat anggaran sedang defisit sangatlah tidak tepat, ujar Meggi mantan Tim Perumus Visi-Misi Kabupaten Bekasi.

Pemerintah Kabupaten Bekasi seharusnya memperketat suntikan modal ke BUMD yang performanya buruk, agar tidak menjadi beban bagi keuangan daerah.‬Oleh karena itu Meggi berharap agar Gubernur Jawa Barat dan Menteri Dalam Negeri menggunakan wewenangnya untuk mengevaluasi dan atau mengkoreksi penanaman modal itu untuk tidak disetujui sebagaimana diatur dalam PP12/2019 ttg Pengelolaan Keuangan Daerah, Pasal 112 ayat 1 dan 9.

Meggi menjelaskan, dalam Peranturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD, Pasal 23 ayat (1) jelas menyatakan, penyertaan modal daerah dalam rangka penambahan modal BUMD. Namun perlu di ketahui dulu pengelolaan keuangan BUMDnya.  ’’PDAM Bhagasasi sudah berapa berikan deviden?? Sepadan tidak dengan modal yang diberikan??

Oleh karena itu, BUMD yang minta penambahan modal harus ada audit keuangan.  PDAM Tirta Bhagasasi dan BUMD lainnya juga sebaiknya  segera dilakukan Audit Due Diligence oleh Akuntan Publik. 

Meggi menengarai bahwa sifat akuntabel dan transparan BUMD Kabupaten Bekasi belum terlihat , padahal itu merupakan suatu syarat penting dalam pengelolaan keuangan BUMD. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), KPK dan pihak terkait lainnya juga diharapkan serius memeriksa kesehatan BUMD agar jelas bahwa BUMD itu sehat ,sehingga dapat dipastikan kesungguhan BUMD menghasilkan deviden sekaligus menjalankan  fungsi public service.

Masyarakat tentu tidak menghendaki jalan pintas yang hanya sekedar menghabiskan APBD  tanpa tujuan yang pasti. Tidak juga sekedar meningkatkan serapan anggaran namun programnya tidak jelas. Masyarakat benar-benar menginginkan program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat dan manfaatnya bisa segera dirasakan.

Karenanya masyarakat harus dilibatkan guna mengawal agar pos kegiatan dalam APBD Kab Bekasi 2020, efektif, efisien  dan membawa manfaat bagi masyarakat Kab Bekasi khususnya, serta berharap dilaksaksanakan dengan transparan serta akuntabel  dalam menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih yang bukan sekedar jargon, pungkas Meggi, Senior Consultant ,The Economist and Social Intelligence. (David/Red)

COMMENTS

Nama

Advertorial,38,Anambas,8,Bandung,1,Bekasi,641,Bengkulu,177,Bengkulu Selatan,23,Cikarang,66,Headline,306,Hukum,574,Humbahas,51,Jakarta,129,Jambi,36,Jawa Barat,562,Kepahiyang,1,Kepulauan Riau,9,KualaTungkal,7,Labuhanbatu Utara,14,Labura,16,Lampung,174,Lampung Utara,129,Lampura,13,Lubuklinggau,4,Medan,1930,Megapolitan,140,Meranti,10,Mukomuko,20,Musirawas,19,Nasional,1935,Nusantara,3670,Padang,2,Pagaralam,22,Pekanbaru,5,Pendidikan,6,Politik,4,Riau,171,Rohil,387,Rokan Hilir,76,Seginim,1,Sibolangit,1,Simalungun,2,sumatera Barat,2,Sumatera Selatan,27,Sumatera Utara,1035,Tanggamus,26,Tanjabbar,7,Tanjung Jabung Barat,57,Tanjungpinang,2,Tapanuli Utara,5,Taput,2,Tulang Bawang,48,Tulang Bawang Barat,15,
ltr
item
Garuda Nusantara: Pemerintah Kabupaten Bekasi Dinilai Gagal Kelola Keuangan Daerah
Pemerintah Kabupaten Bekasi Dinilai Gagal Kelola Keuangan Daerah
https://1.bp.blogspot.com/-_Y80fZhoQEU/XeSJ7TRtGFI/AAAAAAAAGQ0/aDDUdvjNzBQ53UVETyWe5vy8QelvxyqSgCLcBGAsYHQ/s400/MEGGIaa.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-_Y80fZhoQEU/XeSJ7TRtGFI/AAAAAAAAGQ0/aDDUdvjNzBQ53UVETyWe5vy8QelvxyqSgCLcBGAsYHQ/s72-c/MEGGIaa.jpg
Garuda Nusantara
http://www.garudanusantara.id/2019/12/pemerintah-kabupaten-bekasi-dinilai.html
http://www.garudanusantara.id/
http://www.garudanusantara.id/
http://www.garudanusantara.id/2019/12/pemerintah-kabupaten-bekasi-dinilai.html
true
9203857902923243004
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy