src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Wartawan Dihalang-halangi Meliput Bantuan Tahap Kedua di Kelurahan Tanjung Rejo, Ada Apa?

MEDAN, Garuda Nusantara - Maraknya tudingan miring kepada penyelenggara bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran membuat insan pers terpanggil untuk memantau pembagian bansos, BLT, sembako yang akan berlangsung melalui kelurahan, desa, kepala lingkungan (kepling) akibat dari dampak Pandemi Covid-19.

Namun alih-alih mendapatkan berita, diduga wartawan yang akan meliput dihalang-halangi bahkan oknum perangkat Kelurahan Tanjung Rejo beserta Keplingnya menolak mentah-mentah kehadiran media untuk meliput rencana pembagian sembako tahap kedua dari Pemko Medan tersebut, Senin (18/05/2020).

Tampak rapat Kepling yang dipimpin Lurah Tanjung Rejo Aisyah Rambe itu mendadak beringas, ketika melihat kehadiran awak media. Karena terusik rencana pembagian sembako tahap kedua ini diketahui publik, bahkan peserta rapat diskusi yang diduga kepling itu tidak mau tau dengan UU Pers No 40 tahun 1999 yang diterangkan oleh awak media.

"Anda dilindungi undang-undang, kami lebih dilindungi undang-undang lagi. Jika kau macam-macam disini kubelah kepala kau,” ujarnya dengan nada meninggi.

Publik pun bertanya-tanya, bantuan yang diperuntukkan buat masyarakat itu tidak boleh diliput oleh media, dengan alasan harus izin kalau mau memberitakan. Situasi semakin tak terkendali dimana yang diduga rombongan puluhan Kepling Kelurahan  Tanjung Rejo ini mengerumuni awak media dan menyarankan agar meninggalkan lokasi.

Untuk diketahui, rapat antara Lurah dengan Kepling ini sendiri digelar di ruang terbuka bersebelahan dengan parkiran. Namun awak media harus izin dulu kalau mau muat berita. Kejadian ini jelas telah mencoreng kemitraan media dengan pemerintahan yang selama ini terjalin dengan baik.

Sungguh ironis para Kepling yang beringas seolah tutup telinga dan tidak mau tahu tentang keberadaan pers yang diakui oleh negara sebagai pilar ke-4 kebangsaan di NKRI ini.

Sekedar diketahui, sebelumnya sejumlah warga yang ngekos di Kelurahan Tanjung Rejo pada tahap pertama bantuan yang dibagikan, dimana belum semua warga yang terdampak Covid-19 mendapatkan bantuan.

“Khususnya yang terdampak Covid-19 ini, seperti beberapa perusahaan tempat kami bekerja tidak beroperasi lagi dan alhasil kami dirumahkan, dan pendapatan kami menjadi nol rupiah. Yang pertama saja kami tidak dapat bang, entah gimana aturan kepling ini salurkan bantuan," bebernya.

Terpisah awak media mengkonfirmasi ke tingkat Kecamatan Medan Sunggal melalui Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (kesos) Suharto mengatakan, bahwa kebijakan itu mutlak menjadi kewenangan kelurahan.

"Kami hanya menerima data-data dari kelurahan bang, kami kirim ke pemko ketika bantuan sudah diserahkan dari pemko lalu kelurahan lah punya wewenang," kata suharto menjelaskan.

Masih segar diingatan, seperti diberitakan oleh beberapa media cetak/online beberapa waktu lalu, dana bansos diduga disunat oleh pemerintah desa. Kejadian ini pertama kali mencuat di Desa Buluduri Kabupaten Dairi Provinsi Sumut dan pemberitaan kedua terjadi di Desa Sumberejo Kab Deliserdang Provinsi Sumut.

Diharapkan, Pemerintah Kota Medan menindak oknum kelurahan yang telah menciderai kemitraan pemerintahan dengan media yang telah terjalin dengan baik. Bisa dibayangkan, apa jadinya jika media sebagai kontrol sosial tidak dapat memberikan informasi di negara kesatuan NKRI ini?. (Tim Redaksi)

COMMENTS

Nama

Advertorial,38,Anambas,8,Bandung,1,Bekasi,641,Bengkulu,177,Bengkulu Selatan,23,Cikarang,66,Headline,306,Hukum,566,Humbahas,50,Jakarta,128,Jambi,36,Jawa Barat,558,Kepahiyang,1,Kepulauan Riau,9,KualaTungkal,7,Labuhanbatu Utara,14,Labura,16,Lampung,174,Lampung Utara,129,Lampura,13,Lubuklinggau,4,Medan,1915,Megapolitan,140,Meranti,10,Mukomuko,20,Musirawas,19,Nasional,1928,Nusantara,3649,Padang,2,Pagaralam,22,Pekanbaru,5,Pendidikan,6,Politik,4,Riau,171,Rohil,387,Rokan Hilir,76,Seginim,1,Sibolangit,1,Simalungun,2,sumatera Barat,2,Sumatera Selatan,27,Sumatera Utara,1030,Tanggamus,26,Tanjabbar,7,Tanjung Jabung Barat,57,Tanjungpinang,2,Tapanuli Utara,5,Taput,2,Tulang Bawang,48,Tulang Bawang Barat,15,
ltr
item
Garuda Nusantara: Wartawan Dihalang-halangi Meliput Bantuan Tahap Kedua di Kelurahan Tanjung Rejo, Ada Apa?
Wartawan Dihalang-halangi Meliput Bantuan Tahap Kedua di Kelurahan Tanjung Rejo, Ada Apa?
https://1.bp.blogspot.com/-3aHUmjyF08g/XsKeDRKXC9I/AAAAAAAAIf0/6ZsFw4Hbiwom7NRgg3yJnsnKzeIkbvKhwCLcBGAsYHQ/s640/ADA%2BAPA.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-3aHUmjyF08g/XsKeDRKXC9I/AAAAAAAAIf0/6ZsFw4Hbiwom7NRgg3yJnsnKzeIkbvKhwCLcBGAsYHQ/s72-c/ADA%2BAPA.jpg
Garuda Nusantara
http://www.garudanusantara.id/2020/05/wartawan-dihalang-halangi-meliput.html
http://www.garudanusantara.id/
http://www.garudanusantara.id/
http://www.garudanusantara.id/2020/05/wartawan-dihalang-halangi-meliput.html
true
9203857902923243004
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy