src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">

Sempat Viral Bawa Peti Mati, Ternyata Keluarga Panglima Sisingamangaraja XII

HUMBAHAS, garudanusantara.id - Sempat viral di media sosial, setelah postingan lewat grup yang merekam kejadian pada malam hari di dalam mobil ada dua peti mati  hingga penyetopan warga dilokasi. Pelaku belasan warga yang diketahui mayoritas bermarga Manullang diduga mengambil tanah dari lokasi  makam Raja Sisingamangaraja XII di Desa Sionom Hudon Sibulbulon, Kecamatan Parlilitan,  Kabupaten Humbanghasundutan, Jumat (1/7/2022) lalu. 

Tanah itu, menurut sumber merupakan lokasi salah satu makam panglima Sisingamangaraja. Mereka berhasil di stop warga sekitar hendak mau pulang dari lokasi dan hingga sempat berurusan dengan pihak Kepolisian Sektor Parlilitan. 

Dan setelah menempuh jalur damai, oleh kepolisian dan masyarakat hingga berimbas kepada kearifan lokal lewat penerapan hukum adat yang berlaku di daerah itu. Maka saat ini pelaku sudah pulang kerumah masing-masing.

Kepada media ini Minggu (3/7) Kepala Desa Sionom Hudon Sibulbulon yang sekaligus salah satu Tokoh Adat, Jumrin Nahampun menjelaskan, peristiwa itu sempat mengagetkan masyarakat setempat, apalagi kejadian itu pada malam hari dan apalagi diambil dari tempat yang mereka anggap sebagai tempat yang sakral. 

Setelah mereka menanyakan langsung apa tujuan dari pengambilan tanah yang diduga merupakan bagian dari tulang belulang salah satu panglima Sisingamangaraja tersebut atau melalui simbol tanah itu, kepada Jumrin, mereka menjelaskan kalau Oppu Raja Mombang Manullang (salah satu panglima) dimaksud merupakan Oppung (nenek ) mereka yang ikut dalam perjuangan Sisingamangaraja dari Matiti, artinya mereka mengaku sebagai keturunan dari panglima dan disebut kalau peti itu ada dua biji menurut keterangan yang didapat adalah sekaligus Oppung boru mereka. 

"Kalau pengakuannya, mereka sebenarnya tinggal di Lampung merantau cuman asalnya dari Matiti Doloksanggul, lalu petunjuk yang disampaikan oppungnya lewat mimpi yang menjelaskan lokasi dekat makam Sisingamangaraja merupakan lokasi makam badan dari oppungnya.  Mereka sudah buatkan tempatnya di Matiti pertanda atau sejenis makam, rencananya  yang diambil dari desa kita ini akan disatukan lagi disatu tempat makam, dan katanya kalau kepala oppungnya mereka sudah ambil dari Tarutung lalu mungkin akan disatukan maksudnya," ujarnya.

Disinggung soal penerapan hukum adat yang akan diterapkan, Jumrin menjelaskan bentuknya adalah lewat makan bersama dan sekaligus melakukan permohonan maaf yang dihadiri oleh tokoh adat, masyarakat di daerah itu yang disaksikan muspika kecamatan.

"Sebenarnya, kalau sejak awal diberitahukan ke kita maksud dan tujuannya mungkin banyak solusi yang akan kita boleh bantu dan masyarakat disini sanggat menghargai, dan memang yang kita tau juga benar ada salah satu panglima Sisingamangaraja bermarga manullang, dan saya banyak cerita kemereka disini terkait itu.  Tapi caranya begini kurang tepat dan tanpa permisi juga ke kita itu yang kurang tepat. Karena sudah sampai kepihak yang berwajib dan sudah mengembalikan ke kita dalam solusi damai, maka dengan kesepakatan akan diterapkan kearifan lokal lewat hukum adat nantinya, jika pun nanti mereka ingin membuat makam di matiti, kita akan carikan solusinya karena ini sudah menjadi satu kesatuan bagian dari Sisingamangaraja," tandasnya.

Jumrin menambahkan, kalau soal tanah yang diambil tersebut sudah dikembalikan ke semula dan mereka bersama-sama mengembalikan ke lokasi yang merupakan makam panglima Sisingamangaraja tersebut. 

Saat mendia ini menyinggung terkait banyaknya simpang siur mengenai makam dan perjalanan Sisingamangaraja XII, Pria paruh baya yang pernah diundang oleh salah satu media TV Nasional dalam acara Budaya mengenai Sisingamangaraja itu menjelaskan, Ia lewat cerita atau yang pernah dikisahkan oleh saksi sejarah hingga ke mereka sekarang turun-temurun banyak yang kurang tepat dan dinilai tidak sesuai atas kejadian dan perjalanan cerita Sisingamangaraja yang diketahui banyak orang saat ini. Tapi kalau tujuan baik dan ingin benar-benar meluruskan yang sebenarnya, Ia bersedia dan akan menyampaikan cerita yang sesungguhnya yang dikisahkan kepada mereka.

"Pada akhirnya nanti akan tau juga kita yang sebenarnya, dan saya tidak menyalahkan satu sama lain. Tapi fakta sejarah itu tidak akan bisa dibohongi, apalagi kita berbicara kesakralan dan  (hahomion-bahasa batak) dan bisa saja tanpa kita ceritakan pun kebenarannya itu, bisa terungkap sendiri dan tergantung kita percaya atau tidak, tapi kalau semisal kita ditanya ceritanya kita siap  juga, dan sama halnya dengan kejadian ini, banyak kesamaan yang mereka ceritakan ke kita dengan yang sebenarnya," ucapnya. (Freddy)

COMMENTS

Nama

Advertorial,47,Anambas,8,Bandung,1,Bekasi,611,Bengkulu,195,Bengkulu Selatan,36,Cikarang,66,Headline,338,Hukum,711,Humbahas,111,Jakarta,161,Jambi,59,Jawa Barat,684,Kepahiyang,1,Kepulauan Riau,8,KualaTungkal,7,Labuhanbatu Utara,14,Labura,16,Lampung,176,Lampung Utara,129,Lampura,13,Lubuklinggau,4,Medan,2075,Megapolitan,191,Meranti,11,Mukomuko,70,Musirawas,19,Nasional,2330,Nusantara,4592,Padang,2,Pagaralam,31,Pekanbaru,14,Pendidikan,7,Politik,4,Riau,203,Rohil,390,Rokan Hilir,79,Seginim,1,Sibolangit,1,Simalungun,3,sumatera Barat,2,Sumatera Selatan,27,Sumatera Utara,1354,Tanggamus,26,Tanjabbar,7,Tanjung Jabung Barat,58,Tanjungpinang,2,Tapanuli Utara,6,Taput,2,Tulang Bawang,51,Tulang Bawang Barat,18,
ltr
item
Garuda Nusantara: Sempat Viral Bawa Peti Mati, Ternyata Keluarga Panglima Sisingamangaraja XII
Sempat Viral Bawa Peti Mati, Ternyata Keluarga Panglima Sisingamangaraja XII
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3cBjnQZfUPe1cd0dUDXIejwuq4nutQpLFPE1T9kfx1IlAdzAYM7j4abXfIq82m_bcCN5KuFvKTYep8d1kPyl5HECxc3e9pX0YwwGWGNLgi2AlBo72wgcr_6UhRofkDqVanb3G6-wRHsMkKCWWKTUrIV1WfTOQxm4gPm7Z-rAkvSvwMCMlJpbaA56r/w640-h428/MARKAS.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3cBjnQZfUPe1cd0dUDXIejwuq4nutQpLFPE1T9kfx1IlAdzAYM7j4abXfIq82m_bcCN5KuFvKTYep8d1kPyl5HECxc3e9pX0YwwGWGNLgi2AlBo72wgcr_6UhRofkDqVanb3G6-wRHsMkKCWWKTUrIV1WfTOQxm4gPm7Z-rAkvSvwMCMlJpbaA56r/s72-w640-c-h428/MARKAS.jpg
Garuda Nusantara
https://www.garudanusantara.id/2022/07/sempat-viral-bawa-peti-mati-ternyata.html
https://www.garudanusantara.id/
http://www.garudanusantara.id/
http://www.garudanusantara.id/2022/07/sempat-viral-bawa-peti-mati-ternyata.html
true
9203857902923243004
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy